LEGENDA
AMET
Identitas
1. Judul
Buku :Cerita Masyarakat SASAK
2. Pengarang :M.Zaini dkk
3. Judul
Cerita :LEGENDA AMET
4. Penerbit : DINAS PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN KABUPATEN LOMOK TENGAH
5. Tahun
Terbit:2003
Cerita rakyat Legenda Amet
bercerita tentang seorang pemuda yang bernama Amet hidup dengan kedua kakaknya
sejak orang tuanya meninggal.Kedua kakaknya bernama Kesek dan Ocong.Mereka
hidup dalam kemiskinan.Pada suatu hari ketiga bersaudara itu pergi mengembara
ke hutan.Saat mereka beristirahat, mereka bertiga mengatakan impian
mereka.Kesek ingin menjadi pengembala kerbau agar ia dapat minum susu setiap
hari, Ocong ingin menjadi tukang kebun agar ia bisa makan pisang setiap hari,
sedangkan Amet ingin menjadi raja agar bisa menolong orang miskin.Saat berjalan
di hutan Amet bertemu dengan banyak binatang yang sakit diantaranya adalah raja
semut, raja elang dsb.Amet pun menyelamatkan mereka dengan memukulkan lidi ke
tubuh mereka sebanyak tiga kali.Suatu hari Amet mendengar putri raja sakit, ia
pun datang ke istana dan bertemu raja.Raja mengatakan jika Amet dapat menolong
putrinya ia akan memberikan Amet istana dan menjadikannya seorang raja.Amet
bersedia dan menolong putri raja dengan memukulkan lidi sebanyak tiga
kali.Putri raja pun sadar.Raja kemudian memberikan Amet istana dan
menjadikannya seorang raja.Amet pun menjadi raja dan menikah dengan putri.
Certa
rakyat Legenda Amet sangat bagus.Karena cerita ini banyak memberikan pelajaran
bagi para pembacanya.Salah satu pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa
kita sebagai manusia berhak untuk bermimpi.Siapa pun orang itu, entah miskin
ataupun kaya mereka semua berhak untuk bermimpi.Seperti dalam cerita diatas
bahwa Amet seorang pemuda biasa yang miskin bermimpi menjadi raja.Amet dapat
menjadi raja karena ia bekerja keras dan
juga mendapat bantuan dari hewan-hewan yang ditolongnya seperti raja
semut, raja elang dll.Seperti kata-kata
psikolog dalam buku-buku ilmu jiwa, jika seseorang itu mampu bermimpi,
ia mampu untuk mewjudkannya. Jadi dalam cerita itu kita dapat menarik
kesimpulan bahwa impian itu dapat kita capai apabila kita bersungguh-sungguh
dan bekerja keras.Dalam cerita itu kita juga diajarkan untuk bersikap sabar dan
bisa memaafkan orang lain apapun kesalahannya.Seperti dalam cerita dia atas
Amet dipukul babak belur sampai pingsan dan ditinggalkan tak berdaya oleh
kakaknya hanya karena impiannya menjadi raja.Tapi karena kebaikan hatinya, Amet
pun dapat memaafkan kedua kakaknya.
Cerita
legenda Amet ini masih memiliki kekurangan.Salah satu kekurangannya adalah
terdapat unsur kekerasan tanpa alasan yang jelas.Seperti terdapat dalam cerita
bahwa Kesek dan Ocong memukul Amet
hingga babak belur hanya karena Amet ingin menjadi raja.Dan mengatakan
bahwa Amet ingin menjadi raja agar bisa memerintah Kesek dan Ocong. Padahal dalam cerita tidak
ada kalimat yang mengatakan bahwa Amet ingin menjadi raja karena hal
tersebut.Selain itu, dalam cerita dikatakan bahwa Amet menolong semua
binatang.Tetapi hanya raja semut dan raja elang yang diceritakan tentang
bagimana Amet menolongnya.Ketika raja tidak ingin memberikan kerajaan pada
Amet, Amet memanggil seluruh penghuni hutan.Dikatakan disana terdapat pasukan
gajah, pasukan singa, pasukan harimau dan pasukan kelelawar.Tapi tidak
dikatakan adanya paukan semut dan pasukan elang, padahal semut dan elang
termasuk penghuni hutan yang telah ditolong oleh Amet.
Cerita ini bisa dijadikan motivasi bagi siapa saja yang mau maju.Orang
yang ingin berprestasi harus memiliki mimpi besar, di samping bekerja keras.Dan
cerita ini dapat menambah pengetahuan kita tentang salah satu cerita masyarakat
sasak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar