Senin, 01 April 2013

Contoh Resensi Buku


LEGENDA AMET
Identitas
1.     Judul Buku    :Cerita Masyarakat SASAK
2.      Pengarang    :M.Zaini dkk
3.     Judul Cerita  :LEGENDA AMET
4.     Penerbit        : DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LOMOK TENGAH
5.     Tahun Terbit:2003

Cerita rakyat Legenda Amet bercerita tentang seorang pemuda yang bernama Amet hidup dengan kedua kakaknya sejak orang tuanya meninggal.Kedua kakaknya bernama Kesek dan Ocong.Mereka hidup dalam kemiskinan.Pada suatu hari ketiga bersaudara itu pergi mengembara ke hutan.Saat mereka beristirahat, mereka bertiga mengatakan impian mereka.Kesek ingin menjadi pengembala kerbau agar ia dapat minum susu setiap hari, Ocong ingin menjadi tukang kebun agar ia bisa makan pisang setiap hari, sedangkan Amet ingin menjadi raja agar bisa menolong orang miskin.Saat berjalan di hutan Amet bertemu dengan banyak binatang yang sakit diantaranya adalah raja semut, raja elang dsb.Amet pun menyelamatkan mereka dengan memukulkan lidi ke tubuh mereka sebanyak tiga kali.Suatu hari Amet mendengar putri raja sakit, ia pun datang ke istana dan bertemu raja.Raja mengatakan jika Amet dapat menolong putrinya ia akan memberikan Amet istana dan menjadikannya seorang raja.Amet bersedia dan menolong putri raja dengan memukulkan lidi sebanyak tiga kali.Putri raja pun sadar.Raja kemudian memberikan Amet istana dan menjadikannya seorang raja.Amet pun menjadi raja dan menikah dengan putri.
Certa rakyat Legenda Amet sangat bagus.Karena cerita ini banyak memberikan pelajaran bagi para pembacanya.Salah satu pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa kita sebagai manusia berhak untuk bermimpi.Siapa pun orang itu, entah miskin ataupun kaya mereka semua berhak untuk bermimpi.Seperti dalam cerita diatas bahwa Amet seorang pemuda biasa yang miskin bermimpi menjadi raja.Amet dapat menjadi raja karena ia bekerja keras dan  juga mendapat bantuan dari hewan-hewan yang ditolongnya seperti raja semut, raja elang dll.Seperti kata-kata  psikolog dalam buku-buku ilmu jiwa, jika seseorang itu mampu bermimpi, ia mampu untuk mewjudkannya. Jadi dalam cerita itu kita dapat menarik kesimpulan bahwa impian itu dapat kita capai apabila kita bersungguh-sungguh dan bekerja keras.Dalam cerita itu kita juga diajarkan untuk bersikap sabar dan bisa memaafkan orang lain apapun kesalahannya.Seperti dalam cerita dia atas Amet dipukul babak belur sampai pingsan dan ditinggalkan tak berdaya oleh kakaknya hanya karena impiannya menjadi raja.Tapi karena kebaikan hatinya, Amet pun dapat memaafkan kedua kakaknya.
Cerita legenda Amet ini masih memiliki kekurangan.Salah satu kekurangannya adalah terdapat unsur kekerasan tanpa alasan yang jelas.Seperti terdapat dalam cerita bahwa Kesek dan Ocong memukul Amet  hingga babak belur hanya karena Amet ingin menjadi raja.Dan mengatakan bahwa Amet ingin menjadi raja agar bisa memerintah  Kesek dan Ocong. Padahal dalam cerita tidak ada kalimat yang mengatakan bahwa Amet ingin menjadi raja karena hal tersebut.Selain itu, dalam cerita dikatakan bahwa Amet menolong semua binatang.Tetapi hanya raja semut dan raja elang yang diceritakan tentang bagimana Amet menolongnya.Ketika raja tidak ingin memberikan kerajaan pada Amet, Amet memanggil seluruh penghuni hutan.Dikatakan disana terdapat pasukan gajah, pasukan singa, pasukan harimau dan pasukan kelelawar.Tapi tidak dikatakan adanya paukan semut dan pasukan elang, padahal semut dan elang termasuk penghuni hutan yang telah ditolong oleh Amet.

 Cerita ini bisa dijadikan  motivasi bagi siapa saja yang mau maju.Orang yang ingin berprestasi harus memiliki mimpi besar, di samping bekerja keras.Dan cerita ini dapat menambah pengetahuan kita tentang salah satu cerita masyarakat sasak.